PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KFC
Oleh:
Muhammad Fachri
Npm: 14212919
kls: 3ea04
Fakultas Ekonomi, Jurusan Manajemen
Universitas Gunadarma Depok
email: codot16@gmail.com
ABSTRAK
Fenomena
yang berkembang di masyarakat yaitu adanya kecenderungan terjadinya perubahan
gaya hidup, akibat dari ekspansi industri makanan yang berkembang kedalam
bentuk restoran siap saji. Persaingan antara perusahaan penghasil produk
makanan cepat saji saat ini juga sangat kompetitif. Cara memenangkan persaingan
tersebut adalah restoran harus berusaha untuk dapat mengetahui apa yang menjadi
kebutuhan dan keinginan konsumen, sehingga konsumen memutuskan melakukan
pembelian produk mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kulitas
produk, dan citra merek terhadap keputusan pembelian makanan siap saji KFC di MARGONDA Depok. Jenis penelitian ini adalah
penelitian asosiatif dan menggunakan alat analisis regresi linier berganda.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang melakukan pembelian
di KFC MARGONDA Depok. Sampel diambil dari para konsumen KFC yang berdomisili
di Universitas Gunadarma. Hasil penelitian menunjukkan kualitas produk dan
citra merek signifikan terhadap pengambilan keputusan konsumen yang membeli di
KFC Margonda Depok. Manajemen KFC Margonda sebaiknya mempertahankan dan
meningkatkan kualitas produk dan citra merek sehingga pembelian konsumen lebih
meningkat lagi.
PENDAHULUAN
Persaingan dunia bisnis
khususnya dibidang industri makanan menuntut berbagai macam usaha untuk lebih
kreatif dan inovasi dalam mengembangkan produknya agar dapat bertahan di dunia
bisnis. Terlebih lagi di dalam globalisasi dan perkembangan teknologi yang
sangat pesat, perusahaan di tuntut untuk bersaing secara cermat dan cepat
tanggap didalam melihat peluang, ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan
baik itu perusahaan dalam posisi pemimpin pasar maupun pengikutnya. Maka dari
itu persiapan dari bentuk, terutama dalam segi teknis kualitas produk, harus
diperhatikan dengan seksama sehingga persaingan yang semakin ketat tersebut,
setiap usaha perlu meningkatkan kekuatan yang ada dalam perusahaannya dengan
cara memunculkan perbedaan atau keunikan yang dimiliki perusahaan dibandingkan
dengan pesaing untuk dapat menarik peminat konsumen.
Industri makanan di
Indonesia semakin berkembang dan semakin beraneka ragam. Banyak jenis maknan
yang di tawarkan oleh produsen bisnis makanan untuk memenuhi kebutuhan para
konsumen, mulai dari makanan cepat saji KFC. Perusahaan sejenis lain yang telah
berdiri, Merek ini mencakup worldwide untuk jangkauan pasar dan hingga kini
masih tegak berdiri dengan jenis produk yang di tawarkan: ayam goreng, soup,
twister, burger, kentang goreng, jus lemon. Rasa yang membedakan ayam ini
dengan para pesaing lainya membuat konsumen ingin membelinya.
Sebelum konsumen
menentukan produk mana yang akan dikonsumsikan terlebih dahulu biasanya mereka
memandingkan produk yang satu dengan produk lain yang sejenis. Menurut Aeker
(1997:127) terkait dengan keputusan-keputusan pembelian, maka kualitas mampu
mengefektifkan semua elemen program pemasaran. Hal ini diperkuat oleh ries
(2000:51) yang mengatakan bahwa “kualitas produk akan menjadi pertimbangan
penting bagi pembelian”. Wendy Van Rijswijk dalam jurnal penelitian menyatakan
bahwa kualitas produk makanan yang baik meliputi rasa,bentuk,aroma, tingkat
kematangan dan sebagainya, yang akan menjadi pertimbangan konsumen dalam
mengevaluasi produk kemudian mengarah kepada keputusan pembelian.
Tujuan penelitian
1.
Mengetahui pengaruh kualitas produk terhadap keputusuan pembelian makanan siap saji KFC.
2. Mengetahui pengaruh citra merek terhadap
keputusan pembelian makanan
siap saji KFC.
3. Mengetahui
pengaruh kualitas produk, dan citra merek terhadap keputusan pembelian makanan siap saji KFC.
LANDASAN
TEORI
Manajemen Pemasaran
Definisi pemasaran menurut Rismiati dan Suratno
(2003:3) adalah suatu proses sosial dan manajerial dengan mana seseorang atau
kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan
dan pertukaran produk serta nilai dengan seseorang atau kelompok lain.
Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial dimana individu dan
kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan
dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan kelompok lain (Kotler 2005:6).
Pengertian Produk
Pengertian produk (
product ) menurut Kotler & Armstrong, (2001:346) adalah
segala sesuatu yang dapat
ditawarkan kepasar untuk mendapatkan perhatian, dibeli,
digunakan, atau dikonsumsi yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan.
Kualitas Produk
Salah satu
keunggulan dalam persaingan ini terutama adalah kualitas produk yang dapat
memenuhi keinginan konsumen. Bila tidak sesuai dengan spesifikasi maka produk
akan ditolak. Sekalipun produk tersebut masih dalam batas toleransi yang telah
ditentukan maka produk tersebut sebaiknya perlu menjadi catatan untuk
menghindari terjadinya kesalahan yang lebih besar diwaktu yang akan datang.
Demikian juga konsumen dalam dalam membeli suatu produk konsumen selalu
berharap agar barang yang dibelinya dapat memuaskan segala keinginan dan
kebutuhannya. Kotler dan Armstrong (2008:347) menyatakan bahwa “Kualitas produk
adalah kemampuan suatu produk untuk melakukan fungsi-fungsinya yang meliputi
daya tahan, keandalan, ketepatan, kemudahan, operasi dan perbaikan serta
atribut lainnya”. Bila suatu produk telah dapat menjalankan fungsi-fungsinya
dapat dikatakan sebagai produk yang memiliki kualitas yang baik.
Pengertian Merek
Merek menurut Asosiasi Pemasaran Amerika adalah suatu nama, istilah,
tanda, simbol, atau rancanga, atau kombinasi dari semuanya, yang dimaksudkan
untuk mengindentifikasi barang atau jasa penjual atau kelompok penjuak dan
untuk mengindeferensikannya dari produk atau jasa lain yang dirancang untuk
memuaskan kebutuhan yang sama (Kotler dan Keller, 2007 dalam jurnal Sundjoto
dan Agus, 2012).
Citra Merek
Menurut Keller (dalam Jurnal Rizan, Basrah, dan Yuni, 2012), citra merek
adalah tentang merek yang direflesikan konsumen yang berpegang pada ingatan
konsumem. Sedangkan menurut Kotler (2006:266), citra merek adalah penglihatan
dan kepercayaan yang terpendam di benak konsumen, sebgai cerminan asosiasi yang
tertahan di ingatan konsumen. Kemudian menurut Aeker, mengatakan bahwa citra
merek merupakan sekumpulan asosiasi merek yang terbentuk dan melekat di benak
konsumen. Dari definisi-definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa citra merek
merupakan kumpulan presepsi konsumen daalam sebuah produk yang di rangkai dari
ingatan-ingatan konsumen terhadap merek tersebut.
Keputusan Pembelian
Keputusan
pembelian adalah beberapa tahapan yang dilakukan oleh konsumen sebelum
melakukan keputusan membeli suatu produk (Kotler dan Keller 2007:223).
Hipotesis
penelitian
Hipotesis penelitian
ini adalah :
H1 : Terdapat pengaruh kualitas produk terhadap
keputusan pembelian pada produk KFC.
H2 : Terdapat pengaruh citra merek terhadap
keputusan pembelian pada produk KFC.
H3 : Terdapat pengaruh kualitas produk, Citra merek
terhadap keputusan pembelian KFC.
METODE PENELITIAN
Teknik Pengambilan Sampel
Populasi
Populasi adalah keseluruhan obyek penelitian sebagai
sumber data yang memiliki karakteristik tertentu dalam suatu penelitian.
Anggota populasi dapat berupa benda hidup maupun benda mati, dimana sifat-sifat
yang ada padanya dapat diukur atau diamati populasi dalam penelitian ini adalah
mahasiswa/i Universitas Gunadarma di kampus Kelapa Dua Depok.
Sampel
Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang
dimiliki oleh populasi. Metode dalam pengambilan sampel pada penelitian ini
menggunakan metode non probability
sampling yang berarti teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang
atau kesempatan sama bagi setiap anggota populasi untuk di pilih menjadi
sampel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling yang artinya teknik
penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu (sugiyono, 2008), sehingga pada
penelitian ini melibatkan 100 responden mahasiswa/i Universitas Gunadarma
kampus Kelapa Dua Depok.
Definisi Operasional
Variable
Dalam
penelitian ini ada dua variable yang akan dianalisa :
Variabel
X (variable Independen)
Merupakan
variable yang mempengaruhi variabel terikat. Dalam penelitian ini yang
menjadi variabel X yaitu kualitas
produk, citra merek, terhadap makanan siap saji KFC
Variabel
(Y) (variable dependen)
Merupakan variabel yang dipengaruhi oleh
variabel independen (variabel x). dalam penelitian ini yang menjadi variabel Y
yaitu Keputusan Pembelian terhadap makanan
siap saji KFC. Variabel independen adalah variabel yang mempengaruhi
variabel dependen. Variabel
Tidak ada komentar:
Posting Komentar